Pertanggung jawaban notaris terhadap penyerahan minuta akta autentik kepada penyidik

Tambun, Marlin Margaret (2017) Pertanggung jawaban notaris terhadap penyerahan minuta akta autentik kepada penyidik. Masters thesis, Universitas Pelita Harapan.

[img] Text (Title)
Title.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (369kB)
[img] Text (ToC)
ToC.pdf

Download (332kB)
[img] Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (392kB)
[img] Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (462kB)
[img] Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (310kB)
[img] Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (458kB)
[img] Text (Chapter 5)
Chapter 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
[img] Text (Bibliography)
Bibliography.pdf

Download (299kB)
[img] Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Pertanggung Jawaban Notaris Terhadap Penyerahan Minuta Akta Autentik Kepada Penyidik, penyerahan minuta akta kepada penyidik dilakukan apabila Minuta Akta berindikasi pidana dan ataupun untuk diperiksa sebagai saksi dalam persidangan penyerahan akta seringkali dilakukan dengan menyerahkan seluruh isi akta dalam Minuta Akta, pada kenyataannya sesuai dengan Undang-undang Jabatan Notaris penyerahan dilakukan sesuai dengan Pasal 66 UUJN bahwa penyerahan minuta akta untuk kepentingan proses peradilan, penyidik, penuntut umum atau hakim dengan persetujuan majelis pengawas daerah mengambil fotokopi minuta akta dan surat-surat yang melekat didalamnya. Sesuai dengan pasal 15 UUJN ayat 1 bahwa kewenangan notaris menyimpan akta karena minuta akta adalah arsip Negara. Notaris bertanggung jawab penuh terhadap isi akta yang dibuatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana tanggung jawab notaris terhadap minuta akta yang diberikan kepada penyidik sesuai dengan pasal 66 UUJN. Jenis Penelitian ini adalah penelitian normatif, dengan metode pendekatan penelitian yuridis normatif, artinya penelitian ini cenderung menggunakan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis, membahas permasalahan berdasarkan peraturan perundangan dengan metode deduktif. Berdasarkan hasil penelitian notaris sebagai pejabat umum (openbaar ambtenaar) yang berwenang membuat akta otentik dapat dibebani tanggung jawab atas perbuatannya sehubungan dengan pekerjaannya dalam membuat akta tersebut serta wajib merahasiakan isi akta tersebut dengan berpedoman pada sumpah jabatannya, sedangkan untuk penyidik sesuai dengan Permenkumham No 7 Tahun 2016 Pasal 20, untuk kepentingan proses peradilan dapat mengambil minuta akta atau Protokol Notaris dalam penyimpanan Notaris dengan meminta kepada yang bersangkutan untuk membawa Minuta akta dan surat-surat dengan mengajukan kepada Majelis Kehormatan Notaris dengan tembusan disampaikan kepada notaris yang bersangkutan, dengan berpedoman pada Pasal 66 UUJN dimana untuk proses kepentingan proses peradilan minuta akta hanya dapat diberikan sebatas fotokopi minuta aktanya saja / Notary’s Accountability Against Handing The Authentic Minutes of Deed to the Investigators, the handingof minutesof deed to the investigators conducted when the minutes of deed indicated criminal and or to be examined as a witness in the trial. The handing of deed frequently done by submitting the entire contents of the deed.In fact, in accordance with the Notary’s Law ( UUJN), the submission conducted in accordance with Article 66 UUJN that submission of the deedfor the sake of judicial process, investigatorors, prosecutors or judges with the approval of the Assembly Supervisor Region(MPD) to take a photocopy of the deed and the letters inherent therein. In accordance with article 15 paragraph 1 of UUJN, that the authority of notary to keep the deed asthe state’s archive. Notary is solely responsible for the contents of deed. This research aims to describethenotary’s aaccountabilityagainsthandingthe authentic minutes of deed to the investigators in accordance with article 66 UUJN. This study applies a normative research using normative judicial approach. The characteristic of the research is descriptive- analytic. Data analytical is done by collecting the primary and secondary data and then evaluated and analyzed qualitatively to addresss the problem based on the regulations using deductive method. Based on the results, notary as a public officer (openbaarambtenaar) authorized to make authentic deed can be charged with the responsibility for his actions related to his work in making the deed and must preserve the confidentiality of the deed, according to the oath of duty, while the investigator according to Permenkumham No 7 Years 2016 Article 20, for the sake of the judicial process can take minutes of the deed or thenotary’s protocol in the storage by asking the concerned toprovide the minute and the letters to the Honorar Council of Notaries with copies to the notary itself, by referring to Article 66 UUJN which to process the importance of the judicial process the minutes of deed only can be given as a copy deed

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsNIMEmail
Tambun, Marlin MargaretUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
ContributorBudianto, AgusUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: University Subject > Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Master of Notary
Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Master of Notary
Depositing User: Ms Devy Christiany Zega
Date Deposited: 19 Jun 2019 03:22
Last Modified: 19 Jun 2019 03:22
URI: http://repository.uph.edu/id/eprint/3408

Actions (login required)

View Item View Item