Analisis yuridis terhadap harta bersama setelah terjadinya perceraian (studi kasus penetapan pengadilan agama jakarta pusat nomor: 1068/pdt.g/2016/pa.jp) tanggal 26 september 2016

Wulandari, Fiqha (2018) Analisis yuridis terhadap harta bersama setelah terjadinya perceraian (studi kasus penetapan pengadilan agama jakarta pusat nomor: 1068/pdt.g/2016/pa.jp) tanggal 26 september 2016. Masters thesis, Universitas Pelita Harapan.

[img] Text (Title)
Title.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (369kB)
[img] Text (ToC)
ToC.pdf

Download (417kB)
[img] Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (433kB)
[img] Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (386kB)
[img] Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (431kB)
[img] Text (Chapter 5)
Chapter 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB)
[img] Text (Bibliography)
Bibliography.pdf

Download (340kB)
[img] Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (432kB)

Abstract

Perceraian setelah putusnya perkawinan baik cerai hidup dan cerai mati membawa akibat hukum sebagai konsekuensi, salah satunya mengenai harta benda dalam perkawinan. Menentukan status kepemilikan harta selama perkawinan penting untuk memperoleh kejelasan bagaimana kedudukan harta itu jika terjadi kematian atau perceraian salah satu suami atau istri. Permasalahan utama yang ingin dijawab dalam masalah ini adalah bagaimana akibat hukum penyelesaian sengketa terhadap harta bersama menurut Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam dan apakah putusan perkara Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor: 1068/Pdt.G/2016/PA.JP Tanggal 26 September 2016 Tentang Pemisahan Harta Benda Bersama sudah sesuai dengan Kompilasi Hukum Islam dan apakah sudah sejalan dengan Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974. Dalam penulisan tesis ini menggunakan pendekatan kasus yang dilakukan dengan menelaah kasus-kasus yang berkaitan dengan isu hukum yang dihadapi yang telah memperoleh putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Hal pokok yang dikaji pada setiap putusan tersebut adalah pertimbangan hakim untuk sampai pada suatu keputusan sehingga dapat digunakan sebagai argumentasi dalam memecahkan isu hukum yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, akibat hukum atas diajukannya gugatan harta bersama oleh penggugat di Pengadian Agama Jakarta Pusat, selanjutnya, Putusan dari Majelis hakim Pemeriksa yang telah memutus bahwa objek gugatan merupakan harta bersama dan membagi harta bersama tersebut di mana masing-masing mendapat bagian seperdua dari harta bersama tersebut telah sesuai dengan Pasal 97 Kompilasi Hukum islam sepanjang tidak ditentukan lain dalam perjanjian perkawinan. Para pihak yang bersengketa sebaiknya mentaati dan mengikuti aturan- aturan yang telah diatur dalam Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam sehingga sengketa harta bersama dapat selesai dan tidak merugikan para pihak. Selain itu, hakim diharapkan lebih cermat dan berhati-hati dalam memeriksa dan memutus perkara, terutama mengenai harta bersama sehingga para pihak yang mencari keadilan dapat menerima putusan yang diberikan tanpa merasa dirugikan / Divorce, whether both of the divorcee still lives or one of the divorcee deceased has its own consequences before the law. One of the concerning their own portion of wealth in marriage. It is subtantial to determine the ownership status such wealth during marriage before such divorce occured. The main problem to answered in the issue above is, “What are the consequences of wealth separation in accordance to joint wealth in marriage according to Law Act Number 1 Year 1974 and Kompilasi Hukum Islam, and whether Central Jakarta Moslem Court, Number 1068/PDT.G/2016/PA.JP) dated September 26th 2016 verdicts on Separation of Joint Wealth Post Divorce are already in line with Law Act Number 1 Year 1974. On writing this thesis, the writer uses case study as methods. The subject matter reviewed in each court decision are judges consideration and arguments to the point where the judges reached a firm decision on the case and solved the issue before them. The research shows that the Decision by Central Jakarta Moslem Court, Number 1068/PDT.G/2016/PA.JP on separation joint wealth post divorce is in fact in line with article 97 of Kompilasi Hukum Islam as long as it is not determined by the post marital agreement it self. The dispute Parties shall abide Law Act Number 1 Year 1974 and Kompilasi Hukum Islam to solves all their issues, therefore Judges on said court are expected to be more prudent in order to reach an equitable court decision that accepted by both dispute parties

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsNIMEmail
Wulandari, FiqhaNIM00000019647UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorBasuki, Zulfa DjokoUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Perceraian; Akibat Hukum; Harta Bersama; Kitab Undang – Undang Hukum Perdata; Undang-Undang Perkawinan; Kompilasi Hukum Islam; Divorce; Law Consequences; Joint Wealth; Civil Law Act; Marriege Law Act; Kompilasi Hukum Islam
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: University Subject > Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Master of Notary
Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Master of Notary
Depositing User: Ms Devy Christiany Zega
Date Deposited: 19 Jun 2019 05:47
Last Modified: 30 Jul 2020 07:49
URI: http://repository.uph.edu/id/eprint/3563

Actions (login required)

View Item View Item