Tinjauan yuridis jumlah modal dalam pembuatan akta pendirian bank perkreditan rakyat berbadan hukum perseroan terbatas peraturan otoritas jasa keuangan nomor 20/pojk.03/2014.

Kusumo, Raden Edo (2017) Tinjauan yuridis jumlah modal dalam pembuatan akta pendirian bank perkreditan rakyat berbadan hukum perseroan terbatas peraturan otoritas jasa keuangan nomor 20/pojk.03/2014. Masters thesis, Universitas Pelita Harapan.

[img] Text (Title)
Title.pdf

Download (14MB)
[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (321kB)
[img] Text (ToC)
ToC.pdf

Download (355kB)
[img] Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (425kB)
[img] Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (456kB)
[img] Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB)
[img] Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (460kB)
[img] Text (Chapter 5)
Chapter 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (350kB)
[img] Text (Bibliography)
Bibliography.pdf

Download (354kB)

Abstract

Modal Pendirian Perseroan Terbatas diatur dalam Pasal 32 Undang-Undang No 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas sebesar Rp 50,000,000,- namun Jumlah modal dalam pendirian Bank Perkreditan Rakyat berbadan hukum Perseroan Terbatas diatur dalam Pasal 5 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 20/POJK.03/2014 sebesar Rp 14,000,000,000,- untuk zona 1, Rp 8,000,000,000,- untuk zona 2 , Rp 6,000,000,000 untuk zona 3 dan Rp 4,000,000,000,- untuk zona 4 karena terdapatnya perbedaan jumlah modal dalam Undang-Undang No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dengan POJK No 20/POJK.03/2014 maka jumlah modal ini sangat penting untuk diteliti karena berdasarkan Pasal 7 Undang-Undang no 12 Tahun 2011 mengenai pembentukan peraturan perundang-undangan, POJK yang dikeluarkan oleh OJK sebagai regulator tidak setara dengan Undang –Undang dan tidak terdapat dalam hierarki tersebut sehingga hal ini penting untuk diteliti. Tesis ini mengemukakan tentang jumlah modal yang diperlukan dalam hal pendirian sebuah Bank Perkreditan Rakyat berbadan hukum Perseroan Terbatas ditinjau dari Undang-Undang No 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dan POJK No 20.03 Tahun 2014 yang dikeluarkan OJK sebagai regulator dan tentu saja peran Notaris sebagai pejabat umum yang membuat Akta Autentik pendirian BPR berbadan hukum PT. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian Yuridis Normatif , dengan berpegang kepada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan, melalui penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa jumlah modal yang digunakan adalah jumlah modal yang diatur dalam Pasal 5 POJK No.20/.03 Tahun 2014, karena POJK tersebut dikeluarkan oleh OJK yang berdasar UU OJK berperan sebagai lembaga regulator yang memiliki wewenang pengaturan, Diperlukan Undang-Undang yang secara khusus mengatur mengenai Bank Perkreditan Rakyat, dan Notaris memiliki peran sebagai pejabat umum dalam pembuatan Akta Pendirian BPR berbadan hukum PT, Notaris juga memiliki perananan selain sebagai pejabat umum yang membuat Akta Pendirian, juga memberikan penyuluhan hukum untuk para pendiri dan pemegang saham BPR berbadan hukum PT perihal jumlah modal yang diperlukan dalam pendirian BPR berbadan hukum PT / Capital Amount for Establishment of Limited Liability Company already stated on Article 32 Act No 40 of 2007 about limited liability company with amount IDR 50,000,000,-, but the establishment of Rural Bank with Corporation as Limited Liability Company regulated too on Article 5 POJK No 20.03 of 2014 with amount IDR 14 Bilion for Zone 1, IDR 8 Bilion for Zone 2, IDR 6 Bilion for Zone 3 and IDR 4 Bilion for Zone 4 and there is different amount between those Act and regulation, based on Article 7 Act No 12 of 2011 about the Form of The Law, the regulation of Financial Service Authority is not the part of the hierarky law, based on that the capital amount really important for research purpose. Article 32 Act No 40 of 2007 decided about minimum capital amount to establish a limited company and on POJK No 20.03 of 2014 decided about the minimum capital amount to establish Rural Bank with Corporation as Limited Liability Company this theses research about minimum capital amount to establish new Rural Bank with Corporation as Limited Liability Company and a Public Notary have a irreplaceable role on this act. This research using judicial normative method based on norms of law and rule of law , the conclusion is the minimum capital amount based on POJK No 20.03 Tahun 2014 , 14 bilion IDR for zona 1 , 8 bilion IDR for zona 2, 6 bilion IDR for zona 3 and 4 bilion IDR for zona 4 this is because based on Article 1 Paragraph 1 Act no 21 of 2011 about Financial Service Authority, Financial Service Authority have role as regulator for financial services. And the Notary as a public functioner have responsibility to give the right information about the right capital amount to establish a Rural Bank with Corporation as Limited Liability Company

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsNIMEmail
Kusumo, Raden EdoUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
ContributorSihombing, JonkerUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: University Subject > Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Master of Notary
Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Master of Notary
Depositing User: Ms Devy Christiany Zega
Date Deposited: 19 Jun 2019 09:05
Last Modified: 19 Jun 2019 09:05
URI: http://repository.uph.edu/id/eprint/3717

Actions (login required)

View Item View Item