Perbedaan kecerdasan emosional antara remaja yang mengikuti program kecerdasan emosional dengan remaja yang tidak mengikuti program kecerdasan emosional di lapas anak Tangerang

Maxwell, Patricia Larasati (2011) Perbedaan kecerdasan emosional antara remaja yang mengikuti program kecerdasan emosional dengan remaja yang tidak mengikuti program kecerdasan emosional di lapas anak Tangerang. Bachelor thesis, Universitas Pelita Harapan.

[img] Text (Title)
Title.pdf

Download (641kB)
[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (178kB)
[img] Text (ToC)
ToC.pdf

Download (872kB)
[img] Text (Chapter1)
Chapter 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (930kB)
[img] Text (Chapter2)
Chapter 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (Chapter3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (Chapter4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (Chapter5)
Chapter5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (192kB)
[img] Text (Bibliography)
Bibliography.pdf

Download (258kB)
[img] Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text (Publication Agreement)
Publication Agreement.pdf

Download (442kB)

Abstract

Setiap remaja memiliki tingkat kecerdasan emosional yang berbeda-beda . Remaja yang memiliki kecerdasan emosional rendah akan mengakibatkan mereka tidak dapat mengontrol emosinya serta dapat melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain seperti dalam bentuk pelanggaran hukum atau kenakalan remaja (dalam Gottman & DeClaire, 2008). Pencurian kendaraan bermotor, mengkonsumsi dan mengedarkan narkoba merupakan contoh dari tindak kriminal yang banyak dilakukan oleh para remaja di Indonesia sehingga mengakibatkan mereka harus menghuni Lembaga Pemasyarakatan Anak (Farabi, 2011). Lapas Anak Tangerang menyelenggarakan program "Pengenalan dan Pengaplikasian Kecerdasan Emosional" untuk remaja penghuni Lembaga Pemasyarakatan Anak Tangerang yang bertujuan agar remaja dapat berperilaku lebih baik lagi. baik dalam kehidupan pribadinya maupun dalam interaksi dengan lingkungan sosialnya yaitu melalui peningkatan kecerdasan emosionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kecerdasan emosional antara remaja yang mengikuti program kecerdasan emosional dengan remaja yang tidak mengikuti program kecerdasan emosional di Lapas Anak Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan pemilihan sampel dengan teknik Purposive Sampling. Data kecerdasan emosional didapatkan melalui kuesioner kecerdasan emosional yang dikembangkan dari teori Goleman (2007) yang telah teruji validitas dan realibilitasnya. Penelitian ini dilakukan terhadap 70 responden dengan menggunakan uji-t untuk melihat siginifikansi perbedaan diantara kedua kelompok remaja tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada kecerdasan emosional antara kedua kelompok peneilian yaitu antara remaja yang mengikuti program kecerdasan emosional dengan remaja yang tidak mengikuti program kecerdasan emosional di Lapas Anak Tangerang (r= 1l,903,/> = 0,000).

Item Type: Thesis (Bachelor)
Creators:
CreatorsNIMEmail
Maxwell, Patricia LarasatiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAli, Moondore MadalinaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Thesis advisorSinaga, Farel S. V.UNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: kecerdasan emosional; remaja Lapas anak; program kecerdasan emosional
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: University Subject > Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Psychology > Psychology
Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Psychology > Psychology
Depositing User: Mr Dhama Gustiar Baskoro
Date Deposited: 04 Oct 2018 05:43
Last Modified: 04 Mar 2019 02:58
URI: http://repository.uph.edu/id/eprint/593

Actions (login required)

View Item View Item