Perbedaan work/family conflict orang tua antara anak remaja pelaku bullying dengan remaja korban bullying

Yanwar, Ariyanto (2013) Perbedaan work/family conflict orang tua antara anak remaja pelaku bullying dengan remaja korban bullying. Bachelor thesis, Universitas Pelita Harapan.

[img] Text (Title)
Title.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (205kB)
[img] Text (ToC)
toc.pdf

Download (163kB)
[img] Text (Chapter1)
Chapter1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[img] Text (Chapter2)
Chapter2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB)
[img] Text (Chapter3)
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[img] Text (Chapter4)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
[img] Text (Chapter5)
Chapter5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (131kB)
[img] Text (Bibliography)
Bibliography.pdf

Download (274kB)
[img] Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (Publication Agreement)
Publication Agreement.pdf

Download (463kB)

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi di mana seorang individu mengalami gejolak emosi dan perilaku dan membutuhkan keterlibatan orang tua (Papalia, Olds, dan Feldman, 2008). Namun pada kenyataannya di masa modern ini banyak orang tua yang bekerja di luar rumah sehingga kurang berinteraksi dengan anak di rumah. Hal ini kemudian menimbulkan konflik pada diri orang tua untuk menyeimbangkan kehidupan pekerjaan dengan kehidupan keluarganya yang kemudian disebut dengan work/family conflict (Barling & Sorenson, 1997 dalam Muchinsky, 2003). Penelitian-penelitian terdahulu menemukan bahwa konflik yang dirasakan oleh orang tua ini bisa memiliki pengaruh terhadap perkembangan emosi dan perilaku remaja yang memungkinkan remaja tersebut melakukan bullying ataupun menjadi target atau korban bullying. Penelitian ini kemudian dilakukan untuk mengetahui perbedaan konflik kerja dan keluarga yang dirasakan oleh orang tua remaja yang melakukan bullying dengan orang tua remaja yang menjadi korban bullying. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah responden yang dipakai dalam penelitian ini adalah 38 remaja yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu bully dan victim dan 38 orang tua masing-masing remaja tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan dua jenis instrumen yaitu Olweus Bullying Questionnaire untuk mengelompokkan remaja menjadi dua kelompok yaitu bully dan victim, serta Kuesioner Multidimentional Work/Family Conflict Scale untuk mengukur konflik yang dirasakan oleh orang tua. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara work/family conflict orang tua remaja yang melakukan bullying dengan remaja yang menjadi korban bullying.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Creators:
CreatorsNIMEmail
Yanwar, AriyantoUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorThomas, CatherineUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: work/family conflict; bullying; remaja; bully; victim
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: University Subject > Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Psychology > Psychology
Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Psychology > Psychology
Depositing User: Mr Dhama Gustiar Baskoro
Date Deposited: 04 Oct 2018 05:46
Last Modified: 04 Mar 2019 03:32
URI: http://repository.uph.edu/id/eprint/644

Actions (login required)

View Item View Item