Peran self-esteem sebagai mediator antara body dissatisfaction dengan loneliness pada remaja

Edly, Novalia (2014) Peran self-esteem sebagai mediator antara body dissatisfaction dengan loneliness pada remaja. Bachelor thesis, Universitas Pelita Harapan.

[img] Text (Title)
Title.pdf

Download (3MB)
[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (168kB)
[img] Text (ToC)
ToC.pdf

Download (141kB)
[img] Text (Chapter1)
Chapter1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (252kB)
[img] Text (Chapter2)
Chapter2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[img] Text (Chapter3)
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (309kB)
[img] Text (Chapter4)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (534kB)
[img] Text (Chapter5)
Chapter5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (185kB)
[img] Text (Bibliography)
Bibliography.pdf

Download (294kB)
[img] Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text (Publication Agreement)
Publication Agreement.pdf

Download (5MB)

Abstract

Remaja yang mengalami masa pubertas mengalami perubahan fisik, sehingga mereka lebih memperhatikan kondisi fisiknya. Ditambah lagi dengan adanya pengaruh dari budaya, media, dan komentar dari teman sebaya mengenai kondisi fisik, maka mereka memiliki keinginan untuk mencapai tubuh yang dianggap ideal. Ketika remaja merasa tidak puas dengan tubuhnya atau body dissatisfaction, maka menyebabkan mereka merasa bahwa dirinya tidak baik, tidak menarik, tidak berharga dimata orang lain. Remaja yang merasa dirinya adalah individu yang tidak berharga (self-esteem rendah) akan takut untuk menjalin hubungan sosialnya, sehingga mereka akan menutup diri, yang kemudian lama-kelamaan dapat menyebabkan mereka mengalami loneliness. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah self-esteem berperan sebagai mediator atau tidak antara body dissatisfaction dengan loneliness pada remaja. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur body dissatisfaction adalah Body Esteem Scale for Adolescents and Adults, untuk mengukur self-esteem digunakan Self-Liking, Competence Scale Revised, dan untuk mengukur loneliness digunakan UCLA Loneliness Scale Version 3. Penelitian dilakukan di daerah Tangerang dan Jakarta pada 110 remaja laki-laki dan perempuan. Metode statistika yang digunakan untuk membuktikan hipotesa adalah dengan uji regresi linear sederhana dan berganda. Hasil uji linear sederhana body dissatisfaction terhadap selfesteem menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan (R² = .044, p = .001). Uji regresi linear self-esteem terhadap loneliness menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan juga (R² = .055, p = .014). Kedua hasil tersebut membuktikan bahwa selfesteem berperan sebagai mediator. Namun, ternyata peran self-esteem sebagai mediator hanya bersifat parsial. Hal ini dikarenakan, hasil uji linear sederhana body dissatisfaction terhadap loneliness menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan (R² = .095, p = .001) dan uji regresi berganda antara body dissatisfaction dan self-esteem terhadap loneliness menunjukkan pengaruh yang signifikan juga (p = .001).

Item Type: Thesis (Bachelor)
Creators:
CreatorsNIMEmail
Edly, NovaliaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSitorus, Kartika S.UNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Thesis advisorSumule, RuthUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: body dissatisfaction; loneliness; remaja; self-esteem
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: University Subject > Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Psychology > Psychology
Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Psychology > Psychology
Depositing User: Mr Dhama Gustiar Baskoro
Date Deposited: 04 Oct 2018 06:25
Last Modified: 04 Mar 2019 06:03
URI: http://repository.uph.edu/id/eprint/729

Actions (login required)

View Item View Item