Hubungan religiusitas dan well-being pada dewasa muda yang berpacaran dan tidak

Gerina O, Merlin (2016) Hubungan religiusitas dan well-being pada dewasa muda yang berpacaran dan tidak. Bachelor thesis, Universitas Pelita Harapan.

[img] Text (Title)
Title.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (2MB)
[img] Text (ToC)
ToC.pdf

Download (188kB)
[img] Text (Chapter1)
Chapter1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (68kB)
[img] Text (Chapter2)
Chapter2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (217kB)
[img] Text (Chapter3)
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (284kB)
[img] Text (Chapter4)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (501kB)
[img] Text (Chapter5)
Chapter5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (56kB)
[img] Text (Bibliography)
Bibliography.pdf

Download (379kB)
[img] Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (Publication Agreement)
Publication Agreement.pdf

Download (12MB)

Abstract

Dewasa muda merupakan tahap dimana seseorang memiliki tugas perkembangan untuk membangun relasi intim dengan orang lain. Bagi dewasa muda berpacaran, hubungan pacaran tersebut dapat membuatnya merasa bahagia, bahkan lebih bahagia dibandingkan dewasa muda yang tidak berpacaran. Kebahagiaan atau well-being ini seringkali dikaitkan dengan religiusitas seperti pada penelitian-penelitian sebelumnya. Penelitian sebelumnya juga menemukan bahwa pada dewasa muda yang tidak berpacaran, ditemukan religiusitas yang lebih tinggi dibandingkan dewasa muda yang berpacaran. Religiusitas yang baik dapat menyebabkan tingkat kebahagiaan yang tinggi. Kemungkinan tingkat wellbeing akan lebih tinggi pada dewasa muda yang religius dan berpacaran karena hubungan pacaran itu sendiri sudah memberikan kebahagiaan pada diri seseorang. Namun terdapat fakta sebaliknya yang mengatakan bahwa seseorang yang tidak memiliki hubungan romantis justru lebih bahagia dibandingkan mereka yang berada dalam hubungan romantis. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui hubungan religiusitas dan well-being pada kelompok dewasa muda yang berpacaran dan tidak berpacaran. Penelitian ini menggunakan kuesioner The Four Basic Dimensions of Religiousness Scale dan The PERMA-Profiler: A Brief Measure of Flourishing. Subyek dari penelitian ini adalah 231 orang dewasa muda berusia 20-40 tahun. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara religiusitas dan well-being pada dewasa muda yang berpacaran (rs= .511, p= .000) maupun tidak berpacaran (rs= .477, p= .000).

Item Type: Thesis (Bachelor)
Creators:
CreatorsNIMEmail
Gerina O, MerlinUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAditya, YonathanUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Thesis advisorKarsten, KarelUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: religiusitas; well-being; dewasa muda; berpacaran
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: University Subject > Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Psychology > Psychology
Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Psychology > Psychology
Depositing User: Mr Dhama Gustiar Baskoro
Date Deposited: 04 Oct 2018 06:57
Last Modified: 04 Mar 2019 06:16
URI: http://repository.uph.edu/id/eprint/914

Actions (login required)

View Item View Item