Tanggung jawab notaris dan pejabat pembuat akta tanah yang membuat akta pemberian hak tanggungan yang mengandung cacat formil terhadap pemenang lelang eksekusi jaminan

Arianto, Michael (2020) Tanggung jawab notaris dan pejabat pembuat akta tanah yang membuat akta pemberian hak tanggungan yang mengandung cacat formil terhadap pemenang lelang eksekusi jaminan. Masters thesis, Universitas Pelita Harapan.

[img] Text (Title)
Title.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (914kB)
[img]
Preview
Text (Abstract)
Abstract .pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (186kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ToC)
ToC.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (297kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter1)
Chapter1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (792kB) | Preview
[img] Text (Chapter2)
Chapter2.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (671kB)
[img] Text (Chapter3)
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (365kB)
[img] Text (Chapter4)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (624kB)
[img] Text (Chapter5)
Chapter5.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (205kB)
[img]
Preview
Text (Bibliography)
Bibliography.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (248kB) | Preview
[img] Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (75MB)

Abstract

Notaris adalah pejabat umum yang berwenang membuat akta autentik dan mempunyai kewenangan lainnya. Pejabat Pembuat Akta Tanah, selanjutnya disebut PPAT, adalah pejabat umum yang diberi kewenangan untuk membuat akta-akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun. Akta autentik adalah akta yang dibuat dihadapan Notaris dan PPAT. Akta autentik dinyatakan sebagai alat bukti yang terkuat dan sempurna, karena melalui akta autentik ini ditentukan secara jelas hak dan kewajiban, menjamin kepastian hukum dan juga diharapkan untuk menghindari adanya sengketa yang mungkin dapat terjadi dikemudian hari. Kewenangan seorang Notaris untuk membuat akta yang berkaitan dengan tanah dinyatakan dalam Pasal 15 ayat (2) huruf (f) UUJN. Kewenangan PPAT dalam pembuatan SKMHT diatur dalam Pasal 2 PP PPAT. Apabila keduanya dihubungkan dengan UUHT maka kewenangan tersebut berkaitan dengan kewenangan Notaris dan PPAT untuk membuat SKMHT. Kewenangan tersebut ditegaskan dalam Pasal 15 ayat (1) UUHT yang menyatakan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan wajib dibuat dengan akta Notaris atau akta PPAT. Apabila suatu akta tidak dibacakan dan tidak dibuat dihadapan Notaris atau PPAT maka akta tersebut bukan merupakan akta autentik dan jika akta tersebut merugikan orang lain maka Notaris dan PPAT dapat dimintakan pertanggung jawaban. / Notary Public is an official authorized to make an authentic deed and has other authorities. Land Deed Making Official, hereinafter referred to as PPAT, is a public official who is authorized to make authentic deeds concerning certain legal actions regarding land rights or Ownership Rights in Flats. Authentic deed is a deed made before a notary and PPAT. Authentic deeds are stated as the strongest and most perfect evidence, because through these authentic deeds clearly defined rights and obligations, guarantee legal certainty and are also expected to avoid disputes that may occur in the future. The authority of a Notary to make a deed relating to land is stated in Article 15 paragraph (2) letter (f) of the UUJN. The authority of PPAT in making SKMHT is regulated in Article 2 of PP PPAT. If both are connected with UUHT, the authority is related to the authority of Notary and PPAT to make SKMHT. This authority is affirmed in Article 15 paragraph (1) of the UUHT which states that the Power of Attorney Imposing Underwriting Rights must be made with a notarial deed or PPAT deed. If a deed is not read out and not made before a Notary or PPAT then the deed is not an authentic deed and if the deed is detrimental to others then the Notary and PPAT can be held liable.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsNIMEmail
Arianto, MichaelNIM01656180086michaelarianto@outlook.com
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorBudi, Henry SoelistyoNIDN0327095503henry.soelistyo@uph.edu
Uncontrolled Keywords: Notary Public ; Land Titles Registration ; Authentic deeds
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: University Subject > Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Master of Notary
Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Master of Notary
Depositing User: Users 9414 not found.
Date Deposited: 08 Aug 2020 05:54
Last Modified: 08 Aug 2020 05:54
URI: http://repository.uph.edu/id/eprint/9813

Actions (login required)

View Item View Item