Rasio Ekstrak Jamur Tiram Putih dan Jamur Shiitake sebagai Senyawa Antibakteri dalam Mempertahankan Mutu Mikrobiologis Daging Ayam = Ratio of extract white oyster mushroom and shiitake mushroom as antibacterial in maintaining microbiologic quality of chicken meat

Fatah, Wilbert (2019) Rasio Ekstrak Jamur Tiram Putih dan Jamur Shiitake sebagai Senyawa Antibakteri dalam Mempertahankan Mutu Mikrobiologis Daging Ayam = Ratio of extract white oyster mushroom and shiitake mushroom as antibacterial in maintaining microbiologic quality of chicken meat. Bachelor thesis, Universitas Pelita Harapan.

[thumbnail of Title] Text (Title)
Title.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (892kB)
[thumbnail of Abstract]
Preview
Text (Abstract)
Abstract.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (242kB) | Preview
[thumbnail of ToC]
Preview
Text (ToC)
ToC.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (338kB) | Preview
[thumbnail of Chapter1]
Preview
Text (Chapter1)
Chapter1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (316kB) | Preview
[thumbnail of Chapter2] Text (Chapter2)
Chapter2.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (544kB)
[thumbnail of Chapter3] Text (Chapter3)
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (412kB)
[thumbnail of Chapter4] Text (Chapter4)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (470kB)
[thumbnail of Chapter5] Text (Chapter5)
Chapter5.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (236kB)
[thumbnail of Bibliography]
Preview
Text (Bibliography)
Bibliography.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (413kB) | Preview
[thumbnail of Appendices] Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (3MB)

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dan jamur shiitake (Lentinula edodes) merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi dan memiliki kandungan protein yang paling tinggi di antara jenis jamur lain. Kedua jenis jamur memilikimetabolit sekunder yang dimanfaatkan sebagai senyawa antibakteri dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme patogen. Tujuan penelitian ini adalah meneliti hasil ekstrak jamur yang terbaik dengan perlakuan jenis pelarut dan rasio kedua jenis jamur serta mengetahui metode pengawetan dan konsentrasi yang terbaik dari kedua jenis ekstrak jamur untuk daya hambat mikroorganisme patogen yang dapat merusak daging ayam selama penyimpanan pada suhu dingin dan ruang. Ekstrak jamur tiram putih dan jamur shiitake diekstraksi menggunakan pelarut air dan etil asetat dengan metode maserasi selama 24 jam pada suhu ruang. Rasio ekstrak jamur tiram putih dan jamur shiitake adalah 0:100, 100:0, 50:50, 80:20, 20:80, 60:40 dan 40:60. Rasio yang terbaik adalah 50:50 pada penghambatan bakteri Escherichia coli ATCC 8739, Staphylococcus aureus ATCC 25923, Salmonella Typhi ATCC 14028 dan Campylobacter jejuni ATCC 51329. Kedua jenis jamur memiliki komponen fitokimia yang sama yaitu alkaloid, fenolik, saponin, tanin, flavonoid, triterpenoid dan glikosida. Ekstrak pada pH asam (4-6) memiliki diameter penghambatan lebih besar dibandingkan pH netral (7) dan pH basa (8). Penambahan garam pada ekstrak 1-5% memiliki diameter penghambatan lebih kecil dari kontrol (0%). Metode perendaman pada pengawetan daging ayam dan konsentrasi ekstrak 20% selama penyimpanan pada suhu ruang dan suhu dingin memiliki nilai Total Plate Count, total E. coli, total S. aureus, total S. Typhi dan total C. jejuni lebih kecil dibandingkan metode pembaluran dan konsentrasi 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Penyimpanan daging ayam pada suhu dingin memberikan nilai total E. coli, total S. aureus, total S. Typhi dan total C. jejuni yang lebih kecil dibandingkan suhu ruang.
Item Type: Thesis (Bachelor)
Creators:
Creators
NIM
Email
ORCID
Fatah, Wilbert
NIM00000013558
wilbertfth@gmail.com
UNSPECIFIED
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDN/NIDK
Email
Thesis advisor
Parhusip, Adolf Jan Nexon
NIDN0107016701
UNSPECIFIED
Additional Information: SK 34-15 FAT r 2019; 31001000239187
Uncontrolled Keywords: Jamur tiram putih, jamur shiitake; Pleurotus ostreatus; Lentinula edodes; antibakteri; daging ayam
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP368-456 Food processing and manufacture
Divisions: University Subject > Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Science and Technology > Food Technology
Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Science and Technology > Food Technology
Depositing User: Nicholas Sio Pradiva
Date Deposited: 11 Oct 2021 01:25
Last Modified: 11 Oct 2021 01:25
URI: http://repository.uph.edu/id/eprint/42696

Actions (login required)

View Item
View Item