Linggoharjo, Victoria (2019) Tanggung jawab perbankan melalui modus operandi skimming. Bachelor thesis, Universitas Pelita Harapan.
Preview
Abstrak (1).pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (276kB) | Preview
Preview
Bab-1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (206kB) | Preview
![Chapter2.pdf [thumbnail of Chapter2.pdf]](http://repository.uph.edu/style/images/fileicons/text.png)
Bab-2.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (340kB)
![Chapter3.pdf [thumbnail of Chapter3.pdf]](http://repository.uph.edu/style/images/fileicons/text.png)
Bab-3.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (146kB)
![Chapter4.pdf [thumbnail of Chapter4.pdf]](http://repository.uph.edu/style/images/fileicons/text.png)
Bab-4.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (184kB)
Preview
Pustaka.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (105kB) | Preview
Abstract
Bank merupakan lembaga keuangan yang memiliki fungsi utama sebagai
penghimpun dan penyalur dana masyarakat yang dilandasi oleh kepercayaan.
Perkembangan teknologi informasi telah menggeser layanan produk perbankan
mengarah kepada electronic banking (e-banking) yang memberikan kemudahan
bagi nasabah untuk melakukan transaksi keuangan secara efisien. Salah satu
layanan e-banking adalah penggunaan sarana mesin ATM (Automatic Teller
Machine). ATM merupakan salah satu sarana yang digunakan oleh bank dalam
melayani dan menindaklanjuti penyaluran dan penerimaan dana dari nasabah
kepada debitur maupun kreditur. Dalam perkembangan terakhir menunjukan
maraknya kejahatan perbankan yang dilakukan melalui modus operandi skimming
melalui mesin ATM. Skimming merupakan tindakan pencurian data kartu ATM
secara melawan hukum dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip
magnetic. Oleh karena itu, perlu dipertanyakan siapakah pihak yang
bertanggungjawab atas terkurasnya dana simpanan nasabah akibat adanya
skimming.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pihak bank bertanggung jawab penuh
atas terkurasnya dana simpanan nasabah melalui skimming dengan menggunakan
mesin ATM, mengingat Pasal 1367 KUHP menyatakan tanggung jawab atas
sarana, yang dalam hal ini adalah mesin ATM, merupakan tanggung jawab penuh
bank BCA. Kejahatan skimming merupakan tindak pidana di bidang perbankan
yang disamping melanggar UU Perbankan, merupakan pelanggaran terhadap
KUHP dan UU ITE. Jadi, pada pelaku skimming dapat dikenakan pasal berlapis,
yakni Pasal 263 jo. Pasal 362 KUHP dan/ atau Pasal 30 ayat (3) jo. Pasal 46 UU
ITE. / Bank is a financial institution that has primary functions which includes
collecting and granting deposits to the public based on fiduciary principle. The
development of information technology has shifted financial products and services
into an electronic-based products and services, that is, electronic banking which
makes managing money easier. An ATM (Automatic Teller Machine) is one of the
electronic banking products that is operated by financial institution that allows
customers to perform financial transactions. The information age shows that ATM
skimming has become a rising threat. Skimming is crime that occurs when skimmers
install skimming device on ATM machine in order to steal debit or credit card
information. Therefore, the purpose of this study is to analyze which party is liable
as a result of ATM skimming.
The result of this study shows that BCA is liable for the loss of customers
funds due to ATM skimming, considering Article 1367 Civil Code that states
financial institution is responsible for the damage caused by matters which are
under it’s supervision, that is, an ATM machine. Skimming is a criminal act in the
banking sector that not only contravenes Banking Law, but also Criminal Law and
Cyber Law. Therefore, skimmer or fraudster is subject to Article 263 jo. Article 362
Criminal Code and/ or Article 30 (3) jo. Article 46 Cybercrime Code.
Item Type: | Thesis (Bachelor) |
---|---|
Creators: | Creators NIM Email ORCID Linggoharjo, Victoria UNSPECIFIED UNSPECIFIED UNSPECIFIED |
Uncontrolled Keywords: | skimming; atm; kejahatan perbankan; cybercrime |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | University Subject > Current > Faculty/School - UPH Surabaya > Faculty of Law > 74201 - Department of Law Current > Faculty/School - UPH Surabaya > Faculty of Law > 74201 - Department of Law |
Depositing User: | Rafael Rudy |
Date Deposited: | 15 Jan 2024 06:53 |
Last Modified: | 15 Jan 2024 06:53 |
URI: | http://repository.uph.edu/id/eprint/59957 |