State responsibility and unreasonable due diligence obligation as grounds for arbitral award annulment in Churchill v. Indonesia = Tanggung jawab negara dan obligasi uji tuntas yang tidak masuk akal sebagai dasar-dasar pencabutan keputusan arbitrase dalam Churchill v. Indonesia

Gantan, Febrianus Josua (2018) State responsibility and unreasonable due diligence obligation as grounds for arbitral award annulment in Churchill v. Indonesia = Tanggung jawab negara dan obligasi uji tuntas yang tidak masuk akal sebagai dasar-dasar pencabutan keputusan arbitrase dalam Churchill v. Indonesia. Bachelor thesis, Universitas Pelita Harapan.

[img] Text (Title)
Title.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (5MB)
[img]
Preview
Text (Abstract)
Abstract.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (ToC)
ToC.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter1)
Chapter1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (207kB) | Preview
[img] Text (Chapter2)
Chapter2.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (259kB)
[img] Text (Chapter3)
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (206kB)
[img] Text (Chapter4)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (374kB)
[img] Text (Chapter5)
Chapter5.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (115kB)
[img]
Preview
Text (Bibliography)
Bibliography.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (339kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini menelusuri dasar permohonan pencabutan keputusan arbitrase Churchill v. Indonesia, dalam kerangka arbitrase investasi internasional. Penelitian ini berfokus khususnya pada tanggung jawab negara dan obligasi uji tuntas yang tidak masuk akal sebagai dasar pencabutan keputusan arbitrase. Kasus arbitrase ini bermula pada pencabutan izin usaha pertambangan yang dimiliki oleh beberapa anak perusahaan Churchill di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Pencabutan tersebut disebabkan karena ditemukannya berbagai dokumen palsu dan konsesi yang ternyata sudah diberikan kepada pihak lain. Dalam gugatannya, Churchill menuntut ganti rugi kepada pemerintah Indonesia atas pencabutan Izin usaha pertambangannya yang nilainya ditaksir mencapai 1,8 milyar dolar Amerika. Mahkamah arbitrase internasional menolak seluruh klaim Churchill. Namun, Churchill naik banding untuk pencabutan keputusan arbitrase tersebut. Seiring dengan semakin besarnya arus globalisasi dan investasi antar negara, semakin banyak pula negara-negara di dunia yang terlibat dalam arbitrase investasi internasional. Indonesia tidak terluput dalam perkembangan ini, sebagaimana dinyatakan dalam kasus arbitrase Churchill v. Indonesia.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Creators:
CreatorsNIMEmail
Gantan, Febrianus JosuaNIM00000008433JOSUA_GAN@LIVE.COM
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorPandika, RusliNIDN0310075502UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: arbitrase ; arbitrase internasional ; ICSID ; Churchill ; Indonesia ; uji tuntas ; tanggung jawab negara ; pencabutan keputusan arbitrase
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: University Subject > Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Law
Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Law
Depositing User: Ms Hamardiati Saptarini
Date Deposited: 06 Apr 2020 05:22
Last Modified: 09 Jul 2020 08:16
URI: http://repository.uph.edu/id/eprint/8453

Actions (login required)

View Item View Item