Diana, Lenny (2017) Peran majelis pengawas notaris terhadap notaris yang tidak lagi menjalankan jabatan. Masters thesis, Universitas Pelita Harapan.
![Title [thumbnail of Title]](http://repository.uph.edu/style/images/fileicons/text.png)
title.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (2MB)
Preview
abstract.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (279kB) | Preview
Preview
toc.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (349kB) | Preview
Preview
chapter 1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (399kB) | Preview
![Chapter 2 [thumbnail of Chapter 2]](http://repository.uph.edu/style/images/fileicons/text.png)
chapter 2.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (495kB)
![Chapter 3 [thumbnail of Chapter 3]](http://repository.uph.edu/style/images/fileicons/text.png)
chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (365kB)
![Chapter 4 [thumbnail of Chapter 4]](http://repository.uph.edu/style/images/fileicons/text.png)
chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (368kB)
![Chapter 5 [thumbnail of Chapter 5]](http://repository.uph.edu/style/images/fileicons/text.png)
chapter 5.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (324kB)
Preview
bibliography.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (280kB) | Preview
Abstract
Notary as a public official has the authority to make an authentic deed.
Notary is in charge to help and serve the interests of the people who give credence
to the Notary to create an authentic deed regarding legal actions desired by the
community. Each Notary in carrying out his profession may quit or dismissed
from his post through a respectful way of dismissal, suspension, or discharge in
disgrace. Along with a lack of accountability to the public Notary in performing
his duties, he must be guaranteed by the presence of a supervision and guidance.
Guidance and supervision of a Notary performed by the Supervisory Council of
Notary.The purpose of this study is to investigate and examine more deeply about
the role of the Supervisory Council of Notary against a Notary no longer running
positions, as well as to know and learn about the legal force of an authentic deed
made by notaries who are no longer running positions.
The research method carried out was a normative legal research. The
method used in this research is the approach of legislation.
From the research conducted, it can be concluded that the role of the
Supervisory Council of Notaries against notaries who are no longer running the
office, the Supervisory Council of Regions proposed a protocol to the Minister
Notary holder and make delivery on the protocols by the Notary Public Notary
designated. The handover protocol performed in 30 (thirty) days with Hand over
Official Report by the Assembly Regional Supervising Notary signed by
submitting and receiving Notary protocols. If it is not submitted within a period of
30 (thirty) days, the Regional Supervisory Council is authorized to take Notary
protocol. Legal power over the deed of Notary who no longer running positions
because of death remains an authentic deed. Legal power over the deed made by a
Notary no longer running positions either because it has aged 65 (sixty-five) years
old, his own request, is not able to physically or spiritually carry out the duties of
positions of Notary continuously for more than 3 (three) years, holding concurrent
positions, suspended or dishonorably discharged into the deed under the hand as
of his term expires because its authorities ofpublic officials concerned is no longer
affecting. / Notaris sebagai pejabat umum mempunyai kewenangan untuk membuat
akta otentik. Notaris bertugas untuk membantu dan melayani kepantingan
masyarakat yang member kepercayaan kepada Notaris untuk membuat akta
otentik mengenai perbuatan hukum yang diinginkan oleh masyarakat. Setiap
Notaris dalam menjalankan profesi jabatannya dapat berhenti atau diberhentikan
dari jabatannya melalui cara pemberhentian secara hormat, pemberhentian
sementara, maupun pemberhentian secara tidak hormat. Seiring dengan adanya
pertanggungjawaban Notaris kepada masyarakat dalam menjalankan tugasnya,
maka haruslah dijamin dengan adanya suatu pengawasan dan pembinaan.
Pembinaan dan pengawasan terhadap Notaris dilakukan oleh Majelis Pengawas
Notaris. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji
lebih dalam mengenai pelaksanaan pengawasan oleh Majelis Pengawas Notaris
terhadap Notaris yang tidak lagi menjalankan jabatan
Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum normatif.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
undang-undang.
Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa
peran Majelis Pengawas Notaris terhadap Notaris yang tidak lagi menjalankan
jabatan, Majelis Pengawas Daerah mengusulkan Notaris pemegang protokol
kepada Menteri dan melakukan penyerahan atas protokol-protokol oleh Notaris
kepada Notaris yang ditunjuk. Penyerahan protokol tersebut dilakukan dalam 30
(tiga puluh) hari dengan pembuatan berita acara penyerahan protokol Notaris oleh
Majelis Pengawas Daerah yang ditandatangani oleh yang menyerahkan dan yang
menerima protokol Notaris. Apabila tidak diserahkan dalam jangka waktu 30 (tiga
puluh) hari, Majelis Pengawas Daerah berwenang untuk mengambil protokol
Notaris. Kekuatan hukum atas akta yang dibuat oleh Notaris yang tidak lagi
menjalankan jabatan karena meninggal dunia tetap merupakan suatu akta otentik.
Kekuatan hukum atas akta yang dibuat oleh Notaris yang tidak lagi menjalankan
jabatan baik karena telah berusia 65 (enam puluh lima) tahun, permintaan sendiri,
tidak mampu secara jasmani dan atau rohani untuk melaksanakan tugas jabatan
Notaris secara terus menerus selama lebih dari 3 (tiga) tahun, merangkap jabatan,
diberhentikan sementara maupun diberhentikan secara tidak dengan hormat
adalah menjadi akta dibawah tangan terhitung sejak masa jabatannya berakhir
karena tidak berwenangnya pejabat umum yang bersangkutan.
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Creators: | Creators NIM Email ORCID Diana, Lenny NIM00000019020 UNSPECIFIED UNSPECIFIED |
Contributors: | Contribution Contributors NIDN/NIDK Email Thesis advisor Baharini, Ely NIDN0307126605 UNSPECIFIED |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | University Subject > Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Master of Notary Current > Faculty/School - UPH Karawaci > Faculty of Law > Master of Notary |
Depositing User: | Phillips Iman Heri Wahyudi |
Date Deposited: | 16 Sep 2022 02:48 |
Last Modified: | 16 Sep 2022 02:48 |
URI: | http://repository.uph.edu/id/eprint/50444 |